RAMADHAN DAN HIZBUS SYAITHAN
Drs.St.Mukhlis Denros
Walaupun pada bulan Ramadhan
syaitan dibelenggu tapi bisikannya sangat indah dan menarik untuk menjadikan
orang yang berpuasa terlena dan terpedaya mengikuti ajakannya, waspadalah
begitu banyaknya belenggu syaitan yang dibuka oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab
sehingga orang yang berpuasa jadi sasarannya.
Hakekatnya di dunia ini hanya
ada dua jalan yaitu jalan iman dan jalan kafir. Jalan iman menuju kepada Allah
yang didukung oleh para malaikatnya sedangkan jalan kafir dikomandoi oleh
syaitan, iblis dan jin. Ada orang yang mengikuti jalan iman dengan segala
konsekwensinya, diapun patuh dan taat hanya kepada Allah semata, mereka ini disebut dengan Hizbullah yaitu
pengikut golongan, komunitas dan partai Allah, sedangkan yang cendrung kepada
syaitan mereka adalah golongan, komunitas dan partai syaitan atau hizbus
syaithan.
Orang yang tidak mau masuk ke
dalam Islam secara kaffah maka dapat dipastikan mereka mengikuti
langkah-langkah syaitan, kalau detik ini kita tidak bersama Islam dan Allah
maka pasti bersama kekafiran dan syaitan.“Hai
orang-orang yang beriman, masuklah ke dalam Islam secara kaffah, janganlah kamu
mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu musuh yang
nyata bagiku” [Al Baqarah 2;208].
Siapakah sebenarnya syaitan
itu ? sehingga kita tidak boleh bersama dengannya, jangankan mengikuti dan
bersama dengannya sedangkan mengikuti langkah-langkahnya saja kita dilarang,
demi menjaga keimanan.
Golongannya sama dengan iblis
dan jin, tapi dalam terminologi Al Qur’an dan saat Allah mengatakan
syayaathiini insi wal jinni, syetan yang berasal dari manusia dan jin. Setiap
nabi itu digoda, diganggu, dan dihalangi oleh syetan. Dan kata syetan memang
pengganggu, pembuat was was, berbentuk jin dan manusia. Maka kalau kedua-duanya
masukan untuk material dasarnya syetan adalah api. Syetan yang berbentuk
manusia material dasarnya adalah tanah. Jadi ketika pengenalan kata syetan di
masyarakat kita seringkali diperkecil hanya nyai blorong, kuntil anak dan
sebagainya. Ini adalah suatu korupsi, pemalsuan, pengecilan dan penyudutan.
Jelas konsepnya itu dari syetan juga agar kita dan anak-anak kita hanya
ketakutan dengan gambaran yang demikian. Ditonton juga tapi jadi penakut juga.
Siang-siang ke kamar mandi takut, misalnya. Ini hasil kerja syetan.
Karakter kafir, pendengki
utamanya. Ketika Allah menggambarkan makhluk jin yang ingkar itu menjadi
kelompok kafir, iblis. Pada iblis yang melekat adalah sifat sombong. Dia
menolak karena dia sombong, mengatakan dirinya lebih mulia, karena diciptakan
dari api dan manusia dari tanah. Tapi ketika aktivitasnya itu menggoda,
sifatnya itu tidak hanya mempertahankan kesombongan, maka yang melekat itu
syetan. Seakan saja iblis itu pasif, padahal dirinya dari syetan, aktif. Jadi
yang disuruh menolak, membangkang itu iblis. Kalau mengajak orang lain supaya
sombong itu syetan, penghasut dan penyesat dan sebagainya. Dari gambaran
singkat ini kita bisa mendudukkan masalah. Hizbusy Syaithan (Bagian ke-1),
27/7/2011 | 26 Sya'ban 1432 H,Tim Kajian Manhaj
Tarbiyah].
Syaitan itu menurut Al-Quran Al-Kariem adalah makhluq yang
kerjanya mengajak kepada perbuatan jahat dan keji serta berbohong.
1. Mengajak Kepada Perbuatan Keji
“Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.(QS. Al-Baqarah : 169 )
2. Syetan Adalah Musuh Manusia
Dan Allah SWT telah menegaskan bahwa syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.: (QS.Al-Baqarah : 208 )
3. Memberi Janji Dan Angan-angan Kosong
Syaitan itu kerjanya memberi janji dan angan-angan kosong kepada manusia.Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. (QS.An-Nisa : 120 )
4. Syaitan Bisa Berujud Manusia
Namun Syaitan itu tidak terbatas pada jenis makhluk halus / jin saja, melainkan manusia pun bisa dikategorikan sebagai syaitan. Dan Al-Quran Al-Kariem pun juga menyebut-nyebut tentang manusia yang menjadi syaitan itu.
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu . Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (QS.Al-Anam : 112)
Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan manusia. Raja manusia.Sembahan manusia. Dari kejahatan syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia. (QS.An-Naas : 1-6 ) [Beda Jin, Iblis Dan Setan, Konsultasi & FAQ Oleh : Redaksi 11 Mar 2004].
1. Mengajak Kepada Perbuatan Keji
“Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.(QS. Al-Baqarah : 169 )
2. Syetan Adalah Musuh Manusia
Dan Allah SWT telah menegaskan bahwa syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.: (QS.Al-Baqarah : 208 )
3. Memberi Janji Dan Angan-angan Kosong
Syaitan itu kerjanya memberi janji dan angan-angan kosong kepada manusia.Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. (QS.An-Nisa : 120 )
4. Syaitan Bisa Berujud Manusia
Namun Syaitan itu tidak terbatas pada jenis makhluk halus / jin saja, melainkan manusia pun bisa dikategorikan sebagai syaitan. Dan Al-Quran Al-Kariem pun juga menyebut-nyebut tentang manusia yang menjadi syaitan itu.
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu . Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (QS.Al-Anam : 112)
Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan manusia. Raja manusia.Sembahan manusia. Dari kejahatan syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia. (QS.An-Naas : 1-6 ) [Beda Jin, Iblis Dan Setan, Konsultasi & FAQ Oleh : Redaksi 11 Mar 2004].
Hendaknya masing-masing orang
menyadari bahwa selama hayat dikandung badan ia senantiasa berada dalam kancah
peperangan melawan setan. Setiap jalan-jalan kebaikan yang ditempuhnya, ia
pasti berhadapan dengan setan yang siap menghadang. Simaklah hadits Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam berikut ini: "Sesungguhnya setan
senantiasa siap menghadang bani Adam dalam setiap langkah yang ditempuh-nya.
Bila ia menempuh jalan Islam, maka setan akan menggoda seraya berkata: 'Apakah
engkau sudi meninggalkan ajaran nenek moyangmu dengan menempuh jalan Islam?'
Namun seorang hamba Allah sejati tidak akan menghiraukan godaan itu dan tetap
menempuh jalan Islam. Bila ia menempuh jalan hijrah, maka setan akan datang
menggoda seraya berkata: 'Apakah engkau sudi meninggalkan kampung halaman
tercinta dengan nekad berhijrah?' Namun ia pun tidak menghiraukan godaan itu
dan tetap berhijrah. Bila ia menempuh jalur jihad, maka setan akan datang
menggoda seraya berkata: 'Jika engkau masih membandel tetap ikut berjihad, niscaya
engkau akan terbunuh, istrimu akan dinikahi orang dan hartamu akan
dibagi-bagikan! Namun ia menepis godaan itu dan tetap pergi berjihad." (HR.
An-Nasaai dan Ahmad dalam musnadnya dari Sabrah bin Abi Fakih radhiyallahu
'anhu secara marfu')
Ketahuilah bahwa kancah
peperangan ini sangat berat dan melelahkan, ditebarkan oleh setan dan bala
tentaranya di mana-mana. Maka hendaklah kita benar-benar siap menghadapinya.
Setan, hawa nafsu, angkara murka dan godaan dunia siap menjerat setiap saat.
Seorang penyair menuturkan: Sungguh,
diriku dihujam dengan empat anak panah, yang tiada henti-henti melesat dari
busurnya meng-hujam diriku. Yaitu iblis, dunia, ambisi diri dan hawa nafsu. Wahai
Rabbku, hanya Engkau jualah yang kuasa menyelamatkan diriku.
Oleh karena itu, sudah
seyogyanya kita selalu waspada terhadap segala tipu daya setan. Bukankah Allah
Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman: "Dan jika syaitan
mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada
Allah." (Fushshilat: 36)
Sadarilah bahwa pada detik ini
kamu tengah berperang melawan setan, janganlah sampai engkau dipecundanginya.
Hati-hatilah terhadap tipu daya setan, janganlah sampai mengicuh dirimu.
Sesungguhnya tipu daya setan itu sangat lemah wahai saudaraku! Dengarlah firman
Allah Subhanahu wa Ta'ala berikut ini: "Oleh sebab itu,
perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu
adalah lemah." (An-Nisa': 76)[Shalih bin Muhammad Al-Wunaiyyan, Panah
Syaitan, Website “Yayasan Al-Sofwa”].
Walaupun begitu gencarnya syaitan mengajak manusia ke jalannya,
beraktivitas di partainya, tapi kelak dia di akherat tidak mau bertanggungjawab
karena memang dia tidak ada kemampuan untuk itu, dia akan lari dari orang-orang
yang dahulu berkenan bersamanya, dengan alasan yang dibuat-buat dia akan
berlepas diri dari segala tuntutan yang
semestinya dia hadapi.
Saat perkara hisab telah
diselesiakan, berkatalah setan, "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan
kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu namun aku
menyalahinya.
Sekali-kali tidak ada
kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekadar) aku menyeru kamu lalu kamu
mematuhi seruanku. Oleh sebab itu, janganlah kalian mencerca aku. Cercalah diri
kalian sendiri.Aku sekali-kali tidak dapat menolong kalian dan kalian pun
sekalikali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatan
kalian mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu." (QS Ibrahim [14]
: 22).
Sungguh terkutuk itu setan.
Apakah kita, manusia, tidak tahu? Sejak Nabi Adam AS sampai menjelang kiamat
kelak, tak ada manusia yang tak tahu setan itu memang penipu dan pengkhianat
besar.
Manusia menjadi tumbal setan,
karena pada hakikatnya manusia itu makhluk lemah. Mudah sekali dirayu, digoda,
dan akhirnya dikuasai setan. Terlebih lagi jika setan sudah merasuk ke dalam
tubuh kita. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya setan itu mengalir
dalam diri anak Adam laksana aliran darah." (HR Bukhari dan Muslim).
Di zaman teknologi digital
serba canggih sekarang ini, kata Dr `Aidh Al-Qarni, jurus tipuan setan juga
lebih canggih dari kemampuan kita untuk menangkalnya. Begitu canggih, begitu
lihai, begitu halus tipuan setan, sampai-sampai kita tidak sadar mengikuti pola
pikir dan tingkah laku persis setan.
Segala kesenangan hidup
industri hiburan yang mengepung kita, misalnya-menjadi media mengasyikkan bagi
setan untuk menjerumuskan manusia.[EH Kartanegara, Hikmah: Pengkhianatan Setan, Republika,Online,Rabu,
12 Januari 2011, 07:09 WIB].
Banyak sarana yang digunakan
oleh syaitan untuk memerangkap manusia, salah satu diantaranya adalah
perempuan. Ada orang yang mampu bertahan dengan keimanan yang kokoh dikala
diuji dengan harta dan jabatan tapi tidak banyak yang sanggup bertahan dikala
godaan itu berupa perempuan.
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi
wasallam dalam Kitab Shahihain:Aku tidak meninggalkan fitnah/bencana
yang lebih berbahaya atas kaum lelaki (selain bahaya fitnah) dari perempuan.
(HR.Muslim)
Sa’id bin Al-Musayyib rahimahullah
berkata, Jika syetan putus asa mengenai sesuatu maka ia kemudian pasti
mendatangi sesuatu itu dari arah perempuan. Sa’id pun berkata lagi, Tidak ada
sesuatu yang lebih aku takuti di sisiku kecuali perempuan
Kalau syetan putus asa dalam hal
tertentu, maka dia akan melancarkan godaan itu dari arah perempuan. Apa yang
dikatakan Sa’id bin Al-Musayyib rahimahullah tersebut dalam kenyataan
kini tampak nyata. Sudah menjadi rahasia umum, ada proyek-proyek yang
dilancarkan pengurusannya pakai umpan wanita. Itulah praktek syetan. Maka Sa’id
yang di zaman sahabat tidak ada kebiasaan model syetan seperti sekarang pun,
dia paling takut terhadap wanita.
Dan hadits tentang wanita kadang
panjang, itu tidak lain karena wanita itu adalah pengikut syetan terkutuk yang
paling banyak. Wanita pengikut syetan itu adalah tali-tali dan perantara untuk
para pengikut syetan. Bagaimana tidak, sedangkan Nabi shallallahu ‘alaihi
wasallam telah mengkhabarkan bahwa wanita itu penghuni neraka yang paling
banyak, dan mereka tidak masuk neraka kecuali karena mengikuti iblis dan
tentara-tentaranya. Dan tidaklah manusia mengikuti iblis kecuali karena iblis
telah menguasai mereka. Dan iblis tidak menguasai kecuali dengan banyaknya
maksiat dan dosa. Sedang kekuasaan iblis dan partainya itu dengan cara
menganggap indah dan bagus dosa-dosa dan maksiat.
Dalam Hadits disebutkan:Wanita itu
adalah aurat, maka apabila ia keluar, diincar oleh syetan. (Sunan Tirmidzi
dan Thabrani). Iblis menyodorkan fitnah pada wanita guna menyesatkan dan
merusak. [Hartono Ahmad Jaiz Iblis
Menyesatkan Manusia Dengan Wanita, Nahyi mungkar; Selasa, 29/03/2011
12:34 WIB].
Kita tidak bisa membiarkan syaitan
menguasai hidup kita kalau ingin selamat hidup di dunia hingga akherat, harus
ada perlawanan yang disiapkan seoptimal mungkin.
Dalam perjalanan untuk
menyampaikan Islam kepada Fir’aun, Nabi Musa dan Harun saudaranya ternyata
harus menghadapi berbagai rintangan yang tidak enteng yang dipasang pada
ruangan – ruangan untuk menuju ke singgasana Fir’aun. Rintangan pertama adalah
berbagai hewan buas yang dipasang di sepanjang jalan, seakan siap menerkam Nabi
Musa. Lolos rintangan pertama, dilanjutkan dengan rintangan kedua berupa
berbagai senjata tajam yang dipasang di sepanjang jalan dan siap diluncurkan
dari pusatnya. Begitu keluar dari ruangan kedua, Nabi Musa dan Harun masuk
dalam ruangan yang gelap gulita, tanpa ada cahaya sedikitpun. Rupanya ruangan
itu yang lansung berhubungan dengan singgasana Fir’aun, dan ketika pintu
ruangan yang gelap tadi dibuka maka nampaklah sebuah ruangan dengan cahaya
lampu yang sangat terang benderang, sementara Firaun dengan sombongnya duduk di
singgasananya telah siap menunggu kedatangan Nabi Musa. Layaknya ketika kita di
sawah ditengah terik matahari kemudian langsung masuk ke rumah, begitu rasanya,
gelap bingung. Semua itu dilakukan Fir’aun dengan tujuan untuk menguji mental
dari Musa dan Harun, agar ketika mereka menyampaikan dakwah kepada Fir’aun
mental nya sudah drop dulu, sehingga tidak ada kekuatan dalam misi dakwahnya.
Tapi ternyata apa yang
diharapkan Fir’aun dari usahanya tadi sia sia, tidak mempan pada diri Musa dan
Harun. Mereka tetap tenang menghadapi semua serangan mental dari Fir’aun dan
pengikutnya, mental mereka tidak selemah yang dibayangkan Fir’aun. Semua karena
mereka dalam menghadapi musuh Allah dengan tetap memegang teguh pada dua hal
diatas yang difirmankan Allah SWT dalam surat Taha ayat 42 yaitu memegang teguh
pada manhaj abadi yaitu islam dan senantiasa ingat dengan Yang Maha Perkasa. Ya
dua hal itulah yang dipegang erat oleh Musa dan Harun sehingga mereka bisa
menaklukkan Fir’aun yang saat itu dikenal sebagai raja yang sangat kuat dan perkasa.
Dan inilah menurut saya yang mesti dipertahankan oleh setiap orang ketika
berhadapan dengan pengaruh – pengaruh kekuatan syetan yang selalu mengintai dan
mencoba menyerang kita setiap saat dari berbagai arah atau kelemahan kelemahan
kita.[ari yanto,Bekal
Melawan Setan, dakwatuna.com25/11/2010 | 18 Zulhijjah 1431 H].
Menurut Imam Fakhrurrazi, ada
dua hal yang bisa dilakukan untuk mengalahkan setan, yakni atas dan bawah,
yakni saat manusia berdoa dan bersujud kepada Allah. Sementara itu, Imam
Asy-Sya'rawi menegaskan, sesungguhnya manusia bisa mengalahkan setan, selama ia
senantiasa bersama Allah SWT (ma'iyyatullah).
Rasulullah memberikan rahasia
kekuatan setan. "Apabila salah seorang di antara kalian memasuki rumahnya
dan menyebut nama Allah ketika masuk dan saat makan, maka setan akan berkata
kepada sobat-sobatnya, "Kita tidak punya tempat tidur dan tidak bisa makan
malam ini." Sedangkan apabila ia masuk dan tidak menyebut nama Allah
ketika masuk, setan berkata, "Malam ini kita punya tempat untuk
tidur." Dan apabila tidak menyebut nama Allah ketika makan, setan berkata,
"Kita punya tempat untuk tidur dan kita bisa makan malam ini." (HR
Muslim).
Ada sebuah riwayat yang menceritakan
pertemuan dua setan. Yang satu berbadan tegap, berpakaian bagus dan berwajah
cerah ceria. Sedangkan yang lainnya berbadan kurus, berpakaian compang-camping
dan berwajah sedih.
"Kenapa keadaanmu begitu
menyedihkan? Badanmu kurus kering, pakaianmu compang-camping?" tanya setan
pertama. Setan kedua menjawab, "Manusia-manusia yang kuikuti selalu
membaca basmalah saat mereka makan, berpakaian, dan ketika memasuki rumahnya.
Bagaimana mungkin aku bisa makan enak, berpakaian bagus, dan tinggal di rumah
mereka? Kini aku lemah tak punya tenaga untuk menyesatkan mereka."
"Sungguh menyedihkan
keadaanmu. Berbeda jauh denganku, orang-orang yang kuikuti tak pernah menyebut
nama Allah, baik saat makan, minum, berpakaian, ataupun saat masuk ke rumahnya.
Sehingga, aku punya kekuatan untuk menyesatkan mereka."
Sesungguhnya, kunci kekuatan
setan adalah di saat manusia lupa dan lalai mengingat Allah dalam setiap
keadaan, baik saat makan, tidur, berpakaian, maupun lainnya, termasuk
menjalankan perintah Allah. Dan untuk mengendalikan setan adalah senantiasa
melaksanakan perintah Allah dan menjauhi semua yang dilarang-Nya.[Insan Muhammadi, Cara
Mengalahkan Setan, Republika.co.id.Senin, 11 Oktober
2010, 09:23 WIB]. Wallahu A’lam [Cubadak Solok, 12 Sya’ban 1433.H/ 02
Juli 2012].
“ iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan
bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan
ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali
hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka". [Al Hijr 15;39-40].
Sudah banyak
korban berjatuhan yang dilakukan oleh syaitan untuk mencari teman-teman baru
yang akan memenuhi neraka bersama dengannya, bahkan target syaitan itu bukan
hanya satu, dua, sepuluh dan seratus manusia yang akan dijebloskannya dalam
kubangan neraka tapi semuanya. Hal ini sesuai dengan komitmennya di hadapan
Allah untuk menyesatkan manusia, untuk itu berhati-hatilah, jangan sampai kita
terjerumus ke lembah nista karena ajakan syaitan durjana itu.Wallahu A’lam. [Baloi Indah, 11 Ramadhan 1436.H/2015, Yayasan Perguruan Islam Al Azhar Batam, Kepri]
PROFIL PENULIS
Penampilan
sederhana ini bernama Mukhlis yang dilahirkan di ujung Selatan Pulau
Sumatera yaitu Metro [Lampung Tengah] tanggal 3 April 1964
anak ketiga dari ayah bernama Sutan
Denak dan ibu Rosnidar dengan enam orang adik kakak yaitu Ernawati, Marsudi,
Erma, Septiyani, Mahdalena dan Adek Wahyuli, isteri bernama Yulismar S.Pd
[Ayang] dengan seorang anak wanita bernama Rani Ihsani Mukhlis, nama yang akrab
di kalangan teman dan sahabatnya adalah Mukhlis Denros. Kampung asalnya Kampani Barangan Selatan,
Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang
Pariaman, Sumatera Barat, dengan suku Koto, besar dan menempuh pendidikan di
Kota Lada Metro Lampung.
Pendidikan yang pernah ditempuhnya yaitu
SDN yang dimulai di SDN Koto Marapak [Kota Pariaman], ketika kelas IV dia harus
meninggalkan kampung bersama ayah dan ibunya menuju Metro, SD diselesaikannya
di SDN IV Metro, dilanjutkan ke SMP PGRI Metro, kemudian SMAN 135 Metro yang
dapat diselesaikan tahun 1984, tidak ada maksud untuk kuliah karena berbagai
faktor, berkat dorongan teman-teman dan gurunya terutama Ustadz Masnuni M.Ra'i,
Alfuadi Rusli, H. Muhammad Lazim, H. Fakhrudin, Sugito, Hayumi Rb,Hayumi Rf, H.
Rasyidin dan Malin Marajo di Masjid Al Jihad akhirnya tahun ini juga
melanjutkan kuliah di IAIN, inilah pendidikan terakhir yang ditempuhnya yaitu
Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Agana Islam Negeri
[IAIN] Raden Intan Lampung di Metro
tamat tahun 1990. Ketika tamat kuliah dia harus meninggalkan Metro dan memulai
kiprahnya di Koto Baru Kabupaten Solok Sumatera Barat sebagai pendidik, dosen,
penulis, mubaligh hingga sebagai
politisi akhirnya.
Sejak di bangku SMA hingga tamat kuliah,
Mukhlis giat di OSIS Gema Al Qur'an AL
Jihad dan Remaja Masjid Al Jihad Metro
bersama teman-temannya Dody Sofial, Abul Fatrida, Yurnalis, M. Syafei,
Irza Murni, Gusnita, Herwina, Afrizal, Yohanes dan Rita Suryani, dikala kuliah
bergabung dengan HMI Cabang Metro bersama Ahmad Ridwan, Gatot Subroto, Sigit
Triyono, Syuhada', Raihan dan Usdek, mengikuti pengkaderan Basic Training di
Metro tahun 1985 dan Intermediate Training di Palembang tahun 1986 dan pernah
menjabat sebagai Sekretaris HMI Komisariat IAIN dan wakil sekretaris HMI Cabang
Metro.
Menjadi guru adalah cita-citanya sejak
awal dan hal itu telah terujud walaupun tidak sebagai PNS, pernah mengajar di
GAA dan SMP Al Jihad Metro Lampung Tengah, mengajar di SMEA Budi Mulia Koto
Baru, MTsN Koto Baru Solok dan sebagai dosen PGTK Adzkia Padang, Aktivitas
sebagai pendidik ini dia tekuni sejak di bangku kuliah tahun 1984 sampai tahun
2000, kemudian aktif sebagai anggota DPRD Kabupaten Solok utusan dari Partai
Keadilan/Partai Keadilan Sejahtera, selama dua periode 1999-2009. Di Solok
bersama teman-temannya yaitu Mahyeldi Ansharullah, Afrizal M Noor, Muhidi,
Nurfirmanwansyah, Johandrizon Syamsu, Ahmad Syafwan Nawawi, Firmansyah, Abdul Ghani,
Gustami Hidayat, Saifullah Salim,
Rudianto, Busril, Endrizal, Ismail Zain, Devi Herizon, Ilzan Sumarta, dan Helmi
Darlis merintis kegiatan da'wah sejak tahun 1990 di sekolah, kampus, dan
masjid-masjid melalui pesantren kilat, diskusi, ceramah dan khutbah sebagai
cikal bakal berdirinya Partai Keadilan ketika itu.
Tahun 1998 dikala Reformasi terjadi,
sekian partai berdiri untuk menyongsong Indonesia yang lebih demokratis setelah
lengsernya Soeharto kemudian dilanjutkan oleh BJ Habibie, berdiri pulalah
partai yang berbasiskan anak-anak muda kampus dengan kapasitas da'wah dan
tarbiyah, partai itu bernama Partai
Keadilan. Mukhlis diamanatkan oleh DPW PK Sumatera Barat sebagai ketua DPD PK
di Kabupaten Solok, pelantikan pengurus DPW dengan ketua Drs. Ahmad Syafwan
Nawawi dan DPD PK se Sumatera Barat dikukuhkan di Padang oleh DR. Nur Mahmudi
Ismail MSc sebagai Presiden Partai Keadilan pertama.
Dikala Partai Keadilan menjadi Partai Keadilan Sejahtera untuk kedua
kalinya Mukhlis Denros dipercaya sebagai ketua DPD di Kabupaten Solok dan
jabatan terakhir di partai dipercayakan kepadanya adalah sebagai Ketua Zona
Da'wah VII PKS Sumatera Barat hingga tahun 2007, yang membina DPD PKS Kota
Solok, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan. Terlalu banyak pelajaran
dan pengalaman yang dia terima dari kegiatan da'wah dan partai bersama
teman-temannya
Mukhlis Denros, demikian akrab di sapa,
selain sebagai pendidik juga aktif berda’wah baik melalui ceramah, diskusi
agama, khutbah dan penyebaran tulisannya melalui Buletin Da’wah Garda Anak
Nagari serta media Nasional yang pernah memuat tulisannya seperti Majalah
Serial Khutbah Jum’at, Majalah Suara Masjid , Majalah Sabili, Majalah Tarbawi,
Majalah Ishlah, Majalah Reformasi Jakarta, Majalah Al Muslimun Bangil serta koran
Swadesi dan Sentana juga pernah memuat tulisannya yang sarat dengan pendidikan
dan nuansa islamnya, Media Mimbar Minang Padang selama bulan Ramadhan penuh
memuat tulisannya tiap hari terbit. Dia
tidak pernah membuang waktu dengan kegiatan yang tidak ada manfaatnya,
waktunya selalu terisi dengan aktivitas positif seperti membaca atau menulis
selain kegiatan harian lain.
Mukhlis
Denros Terima Penghargaan Sebagai Penulis Terbaik dari Media Suara Keadilan
Rakyat (SKR) , Minggu (15/12) di Gedung Pusat Kebudayaan kota
Sawahlunto.Penghargaan tersebut merupakan program Tabloit SKR yang selama ini
membentuk tim untuk melakukan penilaian terhadap sejumlah penulis dan tokoh di
Sumatera Barat dengan sejumlah kategori yang ditetapkan.
Penganugerahan sebagai Penulis Terbaik SKR Awards 2013
yang diberikan kepada Mukhlis Denros diserahkan oleh Wakil Wali Kota Sawah
Lunto yaitu Bapak Ismet SH, Mukhlis Denros dinilai sebagai penulis terbaik
karena konsistensinya dalam menulis berbagai pemikiran berkaitan dengan dakwah,
pendidikan dan politik yang telah melahirkan berbagai buku yang diterbitkan
oleh penerbit.
Mukhlis
Denros menerima berupa plakat dan piagam sebagai bentuk penghargaan atas
keberhasilannya menulis yang dinilai sebagai penulis terbaik, sebagaimana
penilaian TIM SKR yang terdiri dari Prof, Wil Chandry, Fadril Aziz Isaini dan
Prof,DR, H. Salmadanis, Mag.
Pada
malam penganugerahan SKR Awards 2013 tersebut
diserahkan 13 penghargaan dengan kategori berbeda kepada tokoh
lainnyayang dihadiri oleh Wawako Sawahlunto, Ismed, Pimpinan Serikat Perusahaan
Pers Pusat, Totok dan pendiiri Tabloit SKR, Riko Adiutama beserta sejumlah
tokoh Sumatera Barat lainnya.
Moto hidupnya sangat sederhana, agar
bermanfaat bagi orang lain dengan potensi yang dimiliki, semua itu hanya bisa
dilakukan dengan pendidikan yang
berkualitas. Dia menceritakan bahwa karena kegigihan orangtuanyalah untuk
mendidiknya dengan segala kesusahan dan derai air mata tapi akhirnya berhasil
mengantarkannya sebagai sarjana. Sebagai modal hidup di dunia ini,
sehingga dapat dikatakan tak bisa
membalas dan mengukur jasa orangtua yang telah mengantarkan kesuksesannya baik
memimpin partai maupun sebagai anggota
DPRD dalam dua periode ini. Bersama Partai Keadilan dan PPP Kota Solok tahun 2000 dia pernah dicalonkan
sebagai Wakil Wali Kota Solok yang berpasangan dengan Drs. Syukriadi Syukur.
Sebagai anggota DPRD Kabupaten Solok
selama dua periode diembannya, dia tampil sebagai politisi yang kritis dan
bernas terhadap kebijakan Pemda dan Bupati yang tidak sesuai dengan kepentingan masyarat, diapun tidak
segan-segan menghantam anggota DPRD dikala mereka tidak aspiratif
[http://fraksi pks solok.blogspot.com].
Bersama ustadz
Mahyeldi Ansyarullah dalam gerakan da’wah dengan lembaga Al Madaniy di Padang
yang diawali tahun 1990, Mukhlis Denros banyak terlibat dalam berbagai kegiatan
da’wah seperti tahun 1994 pernah ke Palembang untuk mengikuti pertemuan da’i se
Jakarta dan Sumatera undangan dari Yayasan Bumi Andalas dan tahun 2000 Seminar
Nasional tentang Syari’ah di Medan yang diiringi dengan berbagai pertemuan
da'wah di Sumatera Barat ataupun di Jakarta, selain itu juga pernah selama 2
tahun sebagai da’i dari IIRO [Internasional islamic Relief Organisation] dan
kini sebagai anggota IKADI Solok yang juga memimpin yayasan Garda Anak Nagari
Sumatera Barat.
Organisasi lain yang
ikut dia tekuni selama di DPRD adalah sebagai Sekjen Majelis Ulama Indonesia
[MUI] Kabupaten Solok, sebagai Badan Pengawas Badan Amil Zakat Kabupaten Solok,
juga ikut membidani lahirnya beberapa lembaga da'wah berbentuk Yayasan di
Kabupaten Solok yang dikelola oleh teman-temannya seperti Yayasan Sinergi
Ummat, Yayasan Lukmanul Hakim, Yayasan Amanah Bunda, Yayasan Ahda Sabila,
Yayasan Nurul Haq, Yayasan Garda Anak Nagari dan Yayasan Selasih Solok.
Setelah dua periode
menyelesaikan tugas sebagai anggota DPRD Kabupaten Solok, dalam mengisi
kegiatan hariannya Mukhlis Denros bersama isteri Yulismar S.Pd tinggal di
Nagari yang berbukit dan berlembah, yang sejuk dan asri, jauh dari kebisingan,
aman dan nyaman yaitu Jorong Cubadak Nagari Pianggu Kecamatan IX Koto Sungai
Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat tetap konsisten dengan kegiatan
sebelumnya yaitu da'wah dan menulis.
Sejak bulan Februari 2015, setelah enam tahun tinggal
di Cubadak Pianggu Kecamatan Sungai Lasi Kabupaten Solok Sumatera Barat, kini Mukhlis Denros menetap di Kota Batam
Kepri, turut berkiprah sebagai staf di Yayasan Perguruan Islam Al Azhar Kota
Batam yang diketuai oleh Ibu Dra. Hj.
Helma Munaf, M.Pd dan bergabung pula dengan PMB [Persatuan Mubaligh Batam].
Di Batam, Mukhlis Denros dengan Pedro Johansis dan Mardison
mengembangkan Yayasan Garda Anak Nagari dengan membuka Garda Anak Nagari Provinsi Kepulauan Riau,
Insya Allah dalam waktu dekat akan membuka cabang Garda Anak Nagari di seluruh
Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepulauan
Riau, semoga hal itu terujud.
DATA PRIBADI
Nama Lengkap :
Drs. St. Mukhlis Denros
Tempat dan Tanggal Lahir : Metro, 3 April 1964
Jumlah bersaudara : Anak ke 3 dari 7 orang
Nama Ayah : Sutan Denak
Nama Ibu : Rosnidar
Nama Isteri : Yulismar, S.Pd
Nama Anak : Rani Ihsani Mukhlis
RIWAYAT PENDIDIKAN
1.
SDN 4 Metro
Lampung, tamat tahun 1975
2.
SMP PGRI Metro
Lampung, tamat tahun 1981
3.
SMAN 135 Metro
Lampung, tamat tahun 1984
4.
Gema Al Qur'an Al
Jihad Metro tamat tahun 1988
5.
Sarjana Muda
Tarbiyah IAIN Raden Intan Lampung, tahun
1988
6.
Sarjana Tarbiyah
IAIN Raden Intan Lampung tamat tahun 1990
PENGALAMAN ORGANISASI
1.
Ketua Osis GAA Metro Lampung Tengah 1987-1989
2.
Sekum IRM Al Jihad Metro Lampung Tengah 1986-1988
3.
Wakil Sekretaris HMI Cab. Metro Lampung Tengah 1985-1990
4.
Sekjen
Majelis Ulama Indonesia [MUI}
Kab. Solok 2005/2006
5.
Anggota Pengawas BAZ
Kabupaten Solok 2006
6.
Anggota IKADI (Ikatan Da’i Indonesia)
Kabupaten Solok
7.
Da'i
IIRO [International Islamic Relief Org.] Sumbar 1995-1997
8.
Ketua Yayasan
Garda Anak Nagari Sumatera Barat
9.
Ketua Pembina Yayasan Selasih Kabupaten Solok
10.
Ketua Pembina Yayasan Lukmanul Hakim Kota
Solok
11.
.Ketua Yayasan Garda Anak Nagari Kab.Solok
2000-2005
12.
Pembina Yayasan Sinergi Ummat Kota Solok
13.
Pembina Yayasan Amanah Bunda Kabupaten Solok
PENGALAMAN
PROFESI
1.
Guru SMP Al Jihad Metro Lampung Tengah
1988-1990
2.
Guru GAA Metro Lampung Tengah 1988-1990
3.
Guru MTsN Koto Baru Kabupaten Solok 1997-1999
4.
Guru SMK Budi Mulia Koto Baru Kab. Solok
1991-2000
5.
Dosen PGTK Adzkia Kota Padang 1994-2000
6.
Anggota
DPRD Kabupaten Solok Periode
1999-2004
7.
Anggota DPRD Kabupaten Solok Periode 2004-2009
8.
Staff Yayasan Perguruan Islam Al Azhar Batam,
2015-
PERJALANAN
DA'WAH
1.
Maperca dan Basic Training HMI Cabang Metro
1985
2.
Intermediate Training HMI di Palembang 1986
3.
Latihan Pers Mahasiswa IAIN di Tanjung Karang
1986
4.
Tarbiyyah Islamiyyah di Sumatera Barat
1990-1994
5.
Muzakarah Du'at se Sumatera /Jakarta di
Sumatera Selatan 1994
6.
Muzakarah Du'at se Sumatera/Jakarta di Sumatera Selatan 1996
7.
Muzakarah Du'at se Sumatera/ Jakarta di Bukit Tinggi 1998
8.
Muzakarah Manajemen Zakat, IMZ Jakarta 2002
9.
Seminar Syari'ah Nasional di Medan Sumatera
Utara 2000
10.
Pertemuan Anggota DPRD se Indonesia di Jakarta 2000
11.
Pertemuan Anggota DPRD se Indonesia di Bogor 2002
12.
Pertemuan da'i IIRO se Indonesia di Jakarta 2000
13.
Silaturrahmi Nasional Anggota Legislatif di
Jakarta 2005
BUKU YANG
TELAH DITERBITKAN
1.
Fikih Wanita, Panduan Kuliah PGTK Adzkia Padang 1998
2.
Tarbiyatul Aulad, Panduan Kuliah PGTK Adzkia Padang 1998
3.
Kumpulan Ceramah Praktis, Nurul Haq, 2010
4.
Renungan Ramadhan, Pustaka Setia Bandung, 2011
5.
Memanusiakan Manusia, Qibla Jakarta, 2011
6.
Kumpulan Khutbah Jum’at, Pustaka Setia Bandung, 2011
7.
Khutbah Jum’at, Janji Allah dan Upaya Meraihnya, Arkola
Surabaya, 2011
8.
Khutbah Jum’at Penyejuk Hati, Pustaka Albana Jogjakarta,
2012
9.
Andai Aku Tahu Dosa Itu Ada, FAM Publishing Kediri, Jawa
Timur, 2012
10.
Kumpulan Khutbah Jum’at Terbaik, Mutiara Media, Jogjakarta, 2013
11.
Man Rabbuka, Al Barokah, Jogjakarta, 2014
12.
Ensiklopedi Penulis Indonesia Jilid I, FAM Publishing Kediri,
Jawa Timur,2014
13.
Kumpulan Khutbah Pengobat Hati, Mutiara Media, Jogjakarta, 2014
PUBLIKASI
TULISAN DI MEDIA
1.
Majalah Serial Khutbah Jum'at, Jakarta
2.
Majalah Suara Masjid, Jakarta
3.
Majalah Ishlah, Jakarta
4.
Majalah Reformasi, Jakarta
5.
Majalah Al Muslimun, Bangil
6.
Majalah Sabili, Jakarta
7.
Majalah Tarbawi, Jakarta
8.
Majalah Muamalat, Jakarta
9.
Majalah Kiblat, Jakarta
10.
Majalah Harmonis, Jakarta
11.
Majalah Estafet, Jakarta
12.
Majalah Sakinah, Jakarta
13.
Harian Serambi Minang, Padang
14.
Harian Semangat, Padang
15.
Harian Mimbar Minang, Padang
16.
Harian Singgalang, Padang
17.
Tabloid Sumbar Post, Padang
18.
Tabloid Zaman, Padang
19.
Tabloid Solinda, Kabupaten Solok
20.
Tabloid Lentera, Padang
21.
Tabloid Suara Keadilan Rakyat, Sawahlunto
22.
Tabloid, Media Islam Batam
23.
Tabloid Dyi’ar Islam Batam
24.
Buletin DPW PKS Sumatera Barat, Padang
25.
Buletin Riswan, Koto Baru Kabupaten Solok
26.
Buletin Da'wah Masjid Al Furqan Kota Solok
27.
Buletin Da'wah Garda Anak Nagari Kabupaten
Solok
28.
Buletin Da'wah Sebening Embun
29.
Buletin Da'wah Selasih Solok
30.
Mingguan Suara Rakyat, Solok
31.
Mingguan Bijak, Padang
32.
Mingguan Swadesi, Jakarta
33.
Mingguan Sentana, Jakarta
34.
Mingguan Raden Intan Pos, IAIN Lampung
35.
Pariaman Post, Sumatera Barat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar