Jumat, 11 Mei 2012
3. Pahala Shalat Subuh
Oleh ; MUKHLIS DENROS
Shalat merupakan tiang agama, ibarat tiang pada sebuah bangunan maka bangunan itu tidak akan tegak, tiang sangat penting untuk bersandarnya bangunan lain, dengan tiang jelas posisi sebuah arah, Rasulullah bersabda; "Pokok urusan adalah islam, sedangkan tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah berjuang dijalan Allah".
Dalam hadits lain Nabi Muhammad menyatakan bahwa shalat itu tiang agama, barangsiapa yang menegakkan shalat berarti dia menegakkan agama dan barangsiapa yang meninggalkan shalat maka dia telah merubuhkan agama.
Salah satu obat untuk menghilangkan sifat keluh kesah dan gundah gulana adalah dengan shalat, yaitu shalat yang dikerjakan dengan khusyu dan secara kontinyu, Allah berfirman;
Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.
Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,
dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,
kecuali orang-orang yang mengerjakan salat,…[Al Ma'arij 70;19-23]
Orang yang shalat adalah orang yang dapat menjaga kebersihan dan kerapian dalam hidupnya, sehingga selalu segar dalam keseharian, sebagai mana yang diumpamakan oleh Rasulullah tentang sebuah sungai yang digunakan untuk bersuci diri, "Perumpamaan shalat lima waktu seperti sebuah sungai yang airnya mengalir dan melimpah dekat pintu rumah seseorang yang tiap hari mandi di sungai itu lima kali'' (HR. Bukhari dan Muslim)
Shalat merupakan salah satu amalan yang afdhal dalam islam disamping amalan lainnya, sebagaimana yang beliau terangkan,"Abdullah ibnu Mas'ud Ra berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdhal?" Beliau menjawab, "Shalat tepat pada waktunya." Aku bertanya lagi, "Lalu apa lagi?" Beliau menjawab, "Berbakti kepada kedua orang tua." Aku bertanya lagi, "Kemudian apa lagi, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Berjihad di jalan Allah." (HR. Bukhari)
Shalat yang sulit dikerjakan tepat waktu adalah shalat subuh apalagi dikerjakan di masjid, karena banyak konsekwensinya yaitu dalam suasana ngantuk, masih gelap, dingin yang mencekam dan seribu alasan lagi untuk terlambat mengerjakan shalat ini. Padahal Rasul menyatakan beberapa keutamaan shalat subuh apalagi dikerjakan dengan berjamaah di masjid, ''Barangsiapa berjamaah dalam shalat subuh dan Isya maka baginya dua kebebasan, yaitu kebebasan dari kemunafikan dan kebebasan dari kemusyrikan. (Abu Hanifah]
Munafiq adalah orang yang beriman kepada ajaran islam di lisannya saja tapi hatinya menolak, mereka ibarat musang berbulu ayam atau seperti menggunting dalam lipatan, sangat licik dalam menipu dan merayu ummat islam supaya mempercayai keimanan yang palsu itu. ''Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian," pada hal mereka itu Sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka Hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar'[Al Baqarah 2;8-9]
Musyrik adalah orang yang menserikatkan Allah dengan sesuatu yang lain walaupun ada diantara mereka yang mempercayai sebagian ajaran islam tapi sebagian yang lain mereka cari jawabnya dengan cara mereka sendiri. Allah mengampuni semua dosa mukmin bila mau bertaubat kecuali dosa karena perbuatan syirik. "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia Telah berbuat dosa yang besar" [An Nisa' 4;48]
Selain hal diatas, menurut DR.Raghib As Sirjani dalam bukunya Misteri Shalat Subuh, dia mengungkapkan beberapa pahala dan keutamaan shalat subuh yaitu;
1.Pahala shalat malam satu malam penuh
Diriwayatkan Muslim dari Ustman bin Affan berkata, Rasulullah bersabda,"Barangsiapa yang shalat Isya berjamah maka seakan-akan dia telah shalat setengah malam. Dan barangsiapa shalat subuh berjamaah maka seakan-akan dia telah melaksanakan shalat malam satu malam penuh" [HR. Muslim].
Dengan karunia dan kemuliaan Allah,dia telah memberi kita pahala ini, jika kita melaksanakan shalat subuh dan isya' berjama'ah. Dan telah diketahui bahwa pahala shalat malam sangat besar dan agung. Tapi pahala shalat subuh berjamaah jauh lebih mulia darinya.
2.Sumber cahaya di hari Kiamat
Shalat subuh merupakan sumber dari segala sumber cahaya di hari kiamat. Di hari itu semua sumber cahaya di dunia akan padam. Matahari akan digulung, bintang-bintangpun akan berjatuhan sebagaimana firman Allah dalam surat At Takwir 81;1-2
" Apabila matahari digulung, Dan apabila bintang-bintang berjatuhan".
Manusia dibangkitkan dalam keadaan gelap gulita. Gelap yang berlipatganda. Saat itu, manusia sangat membutuhkan cahaya supaya bisa meraba jalannya, agar bisa melewati kumpulan orang-orang yang begitu banyak jumlahnya. Tatkala melewati syirat [jembatan di akherat], cahaya sangat dibutuhkan, syirat ini memgerikan kondisinya. Tidak akan ada yang bisa melewati, kecuali orang-orang yang dikehendaki-Nya.
" (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (Dikatakan kepada meraka): "Pada hari Ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar". Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan Berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu". dikatakan (kepada mereka): "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa."[Al Hadid 57;12-13]
Darimana orang-orang mukmin mendapatkan cahaya agung pada hari yang sangat gelap itu? Cahaya itu amal-amal perbuatan mereka yang banyak ketika di dunia. Cahaya itu adalah janji Allah sebagai balasan bagi amal-amal mereka. Diantara amalan itu adalah shalat subuh berjamaah, Rasulullah bersabda,"Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat" [HR. Abu Daud, At Turmuzi dan Ibnu Majah].
3.Lebih utama dari dunia dan isinya
Shalat fajar yaitu shalat sunnah sebelum subuh-merupakan shalat sunnah yang paling banyak pahalanya dibandingkan shalat sunnah lainnya. Rasulullah mengistimewakannya dengan pahala yang begitu besar, "Dua rakaat fajar [shalat sunnah sebelum subuh] lebih baik dari dunia dan isinya" [HR. Muslim].
Dunia-seluruh dunia- segala isinya mulai dari bentuk harta benda, harta simpanan, kedudukan, usaha, segala yang menggiurkan dan menyenangkan, tidak akan sampai nilainya sebesar shalat sunnah fajar dua rakaat. Ini baru keutamaan shalat sunnah fajar, lalu bagaimana dengan dua rakaat fajar yang wajib, yaitu shalat subuh. Dari Aisyah dikatakan bahwa,"Tidak ada shalat sunnah yang lebih diperhatikan Rasulullah selain shalat sunnah sebelum subuh" [HR.Bukhari].
Ibnu Hajar Al Asqalani menjelaskan bahkan ketika melakukan perjalanan Rasulullah tidak mengerjakan shalat sunnah, baik yang dikerjakan sebelum shalat fardhu maupun sesudahnya, kecuali shalat sunnah subuh, beliau bersabda,"Janganlah meninggalkan shalat sunnah subuh walaupun kalian dikejar pasukan musuh"[HR. Abu Daud dan Ahmad]
4.Berada di bawah lindungan Allah
Rasulullah memberi janji, bahwa bila shalat subuh kita kerjakan. makaAllah akan melindungi kita seharian penuh,"Barangsiapa yang menunaikan shalat subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Maka jangan coba-coba membuat Allah membuktikan janji-Nya. Barangsiapa yang membunuh orang yang shalat subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka" [HR. Muslim].
Inilah perlindungan Allah bagi orang yang melaksanakan shalat subuh, kita akan merasakan percaya diri pada hari yang dimulai dengan shalat subuh. Kita akan merasa lebih tegar menghadapi ujian dan cobaan di dunia ini. Kita berada dalam lindungan Raja dari semua raja, yang mencipta segala kehidupan.
5.Syurga yang dijanjikan
Diriwayatkan dari Abu Musa Al Asy'ari, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda,"Barangsiapa yang shalat dua waktu yang dingin maka akan masuk syurga" [HR. Bukhari].
Inilah janji Allah yang diwahyukan kepada Rasulullah. Akan masuk syurga, mereka yang menjaga dua shalat, yaitu shalat subuh dan ashar. Inilah puncak keinginan orang-orang mukmin. Inilah kesuksesan hakiki dan kemenangan yang besar, Allah berfirman dalam surat Ali Imran 3;185
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, Maka sungguh ia Telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan".
Begitu besarnya balasan yang disediakan Allah kepada orang mukmin yang mau dan mampu melaksanakan shalat subuh tepat waktunya dan dikerjakan di masjid secara berjamaah, sehingga tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak shalat subuh di masjid kalau kita mau meraih pahala dan simpati dari Allah sebagai ujud ketaatan kepada-Nya, wallahu a'lam. [Cubadak Solok,10 Syawal 1431.H/ 19 September 2010]
Referensi;
1.DR.Raghib As Sirjani dalam bukunya Misteri Shalat Subuh
2.Sofyan Efendi, HaditsWeb 3.0,
3. Al Qur'an dan terjemahannya, Depag RI, 1994/1995
4.Kumpulan Ceramah Praktis, Drs. Mukhlis Denros, 2009
5.1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
Penulis Drs. St. Mukhlis Denros
Ketua Yayasan Garda Anak Nagari Sumatera Barat
Anggota DPRD Kabupaten Solok 1999-2009
Hak Cipta Dilindungi Allah Subhanahu Wata’ala
Tidak Dilarang Keras Mengkopi dan Menyebarkan Materi ini
dengan menyebutkan sumbernya; http://mukhlisdenros,blogspot.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar